Kenapa Sedikit Perabotan Rumah Tangga Dapat Membahagiakan?

Microgist. Mengapa gaya hidup orang-orang senang selalu sederhana? Orang-orang yang masuk daftar orang terkaya dunia-pun dominan sangat sederhana. Apakah keajaiban di balik kesederhanaan?

 Apakah keajaiban di balik kesederhanaan Kenapa Sedikit Perabotan Rumah Tangga Bisa Membahagiakan?Pendiri Apple. Inc. - Steve Jobs -  menciptakan semua produk-produk legendarisnya dengan filosofi kesederhanaan ini: jangan memasukan banyak barang ke dalam rumahmu. Ini yang menjelaskan kenapa seluruh produknya bergaya minimalis nan aduhai.

Sementara banyak orang berangasan membeli perabotan rumah tangga ke dalam rumahnya, Warren Buffet dan Feeney hanya membeli sekedar kebutuhan saja.

Feeney menyampaikan bahwa dia hanya memerlukan sepasang sepatu saja. Pergi ke daerah kerja dengan kendaraan umum. Jauh berbeda dengan gaya hidup kebanyakan orang.

Kesederhanaan tidak sesederhana yang kita pikirkan. Impaknya begitu besar bagi level kebahagiaan.  Rumah merupakan salah satu indikatornya. Semakin sedikit perabotan rumah tangga yang dimasukan, semakin banyak kebahagiaan yang mengisi ruang jiwa.

Sebaliknya semakin banyak perabotan rumah tangga, bersama-sama semakin sempit ruang kebahagiaan yang sanggup kita hirup.

Semakin senang dengan aneka macam barang, semakin Anda bergantung kepada barang-barang tersebut. Dengan kata lain Anda memperlihatkan kebahagiaan milik Anda pada barang-barang tersebut. Anda harus mengambil kebahagiaan dengan cara mempunyai barang itu. Semakin besar pula kebutuhan Anda untuk mendapatkannya

Ini agaknya yang menjelaskan kenapa orang-orang yang kecil syahwatnya terhadap barang-barang relatif lebih bahagia. Karena kebutuhan mereka sanggup dikatakan sedikit. Semakin sedikit kebutuhan, semakin luas hamparan kebahagiaan.

Semakin banyak kebutuhan, semakin banyak kebahagiaan terhisap dari jiwa Anda. Maka kalau pada hari ini Anda sanggup mendapat seteguk air, sekerat roti, sesuap nasi dan daerah untuk berlindung, Anda sudah mendapat dunia ini. Karena sekedar itulah kebutuhan pribadi.


Izinkan Untuk Bahagia

Acapkali seseorang memberi syarat tertentu biar dirinya bahagia. Padahal semua persyaratan untuk berbahagia sudah didapatkannya.

Hampir semua keinginan-keinginannya di masa kemudian sudah menjadi kenyataan pada hari ini. Namun demikian, dia terus menerus memberi syarat baru. Saya senang kalau saya... Suara itu meskipun tak terdengar, sangat santer menggema di lubuk dada.

Padahal dia bekerja di daerah yang banyak orang menginginkannya, mempunyai rumah yang tidak semua orang mempunyainya, juga keluarga yang sebagian orang pilu alasannya yaitu tak pernah mencicipi kehangatan keluarga.

Izinkan pada hari ini hati kita untuk mengecap kebahagiaan. Dan mulailah mengurangi aneka macam perabotan rumah juga aneka macam "mainan" lainnya. Karena hal itu yaitu salah satu cara mengurangi ketergantungan Anda kepada aneka macam benda dalam memenuhi telaga kebahagiaan.




Sumber https://microgist.blogspot.com/

Click to comment