Tips Membangun Rumah Hanya 30 Juta

Membangun rumah selalu membutuhkan dana yang besar. Itulah sebabnya kita harus pandai-pandai menyiapkan dana untuk membangun rumah.

Ada beberapa cara yang dilakukan orang untuk menghemat biaya pembangunan.

Misalnya dengan menerapkan konsep rumah tumbuh. Yaitu kerangka rumah yang sanggup dibangun secara bertahap.

Mau bangkit rumah belum dana? Sebagian orang menentukan jalur kredit perumahan atau KPR.

Syarat-syaratnya mungkin relatif ringan.

Terlepas dari itu semua...

...saya ingin menyebarkan kisah perihal tips membangun rumah hanya dengan biaya 30 juta.

Ini merupakan pengalaman sobat saya di desa. Kaprikornus bukan mengada-ada.

Lantas bagaimana ia sanggup membangun rumah dengan biaya hanya 30 juta?

Di desanya ada semacam “kontraktor cilik”. Kontraktor ini sangat membantu dalam mewujudkan rumah harapan banyak tetangganya.

Prosedurnya begini:

Sebut saja Andi ingin membangun rumah. Ia sudah punya lahannya.

Kini ia memegang uang sebesar 30 juta. Lalu ia tiba ke kontraktor yang tidak lain yaitu tetangganya.

Dan diutarakanlah maksudnya.

“Saya punya uang 30 juta. Tolong bangkit rumah sejadinya.” Begitu kira-kira bahasanya.

Dengan uang sejumlah tersebut, apakah rumah sanggup dibangun? Ya bisa. Yang penting sudah berbentuk rumah. Genteng bagus. Kayu bagus.

Hanya saja dengan dana minim tersebut belum termasuk plester dan keramik.

Adapun luas rumahnya sekitar 40m2.

Setelah terjadi kesepakatan, maka dibangunlah rumah sesuai dengan kesepatakan tadi....


Setelah selesai, sayapun melihat rumah tersebut. Ingin tahu bagaimana sih kualitas bangunannya.

Menurut ekonomis saya, rumah tersebut berkualitas sangat bagus. Sangat jauh apabila kita membeli rumah KPR di perumahan bersubsidi.

Seluruh materialnya merupakan pilihan. Baik dari bata, kayu, dan yang lainnya.

Begitu pula dengan kualitas dinding. Rasio antara pasir dan semen sesuai dengan standar.

Yang lebih mengejutkan, ternyata belahan dalam sudah dikeramik pula. Hanya teras depan saja yang tidak dikeramik.

Sayangnya...

Kontraktor ibarat di atas hanya ada di desa itu saja. Dan itupun hanya satu-satunya.

Tips Membangun Rumah Dari Google. Ketika saya mengumpulkan tips bagaimana membangun rumah dengan biaya 20-30 juta di Google, saya belum sekalipun menemukan cara ibarat yang sobat saya ceritakan tadi.

Jika Anda ingin tahu tips lainnya, inilah banyak sekali tips yang saya kumpulkan dari banyak sekali situs di Google.


1. Desain Rumah Minimalis

Membangun rumah selalu membutuhkan dana yang besar Tips Membangun Rumah Hanya 30 Juta


Rumah minimalis hanya mempunyai sedikit ornamen. Di sinilah kita sanggup menghemat uang.

Semakin banyak ornamen, semakin banyak uang yang harus dikeluarkan.

Contohnya... kalau Anda menciptakan pagar dengan profile perlu 7 hari untuk menyelesaikannya.

Sedangkan kalau tanpa ornamen, biaya pembangunan rumah jauh lebih murah.

Kaprikornus sarannya adalah..

...bangunlah yang penting-penting saja!

2. Konsep Rumah Blong

Yakni rumah tanpa banyak sekat atau kamar. Semakin banyak sekat, semakin besar biaya yang dikeluarkan.

Oleh lantaran itu sebaiknya jangan banyak menciptakan sekat.

Lebih baik merencanakan pembangunan dinding, tetapi bukan untuk ketika ini.

3. Pilih Bahan Bangunan Terbaik

Pilih bata merah atau batako, bata tempel atau panel? Bandingkan bahan-bahan tersebut...

...lalu pilih yang paling baik.

Yang paling baik berarti paling sesuai harganya dan kualitasnya.


4. Sistem Gotong Royong

Tips lain membangun rumah dengan biaya 30 juta ialah dengan sistem gotong royong.

Hanya saja sistem ini hanya ada di pedesaan.

Kita meminta para tetangga untuk membantu. Biasanya para tetangga membantu sampai ke tahap pembuatan dinding.

5. Membangun Dengan Konsep Rumah Tumbuh

Rumah tumbuh merupakan salah satu cara menghemat biaya. Dengan konsep rumah tumbuh, membangun rumah sanggup diwujudkan dengan biaya murah.

Bangunlah rumah secara bertahap.

Kita sanggup menggandakan konsumen rumah KPR. Mereka membeli rumah yang disediakan oleh developer.

Saat mereka mempunyai uang, barulah mereka membangun belahan lainnya. Misalnya belahan dapur.

Itulah yang disebut dengan rumah tumbuh: membangun secara bertahap.


6. Rajin Menabung Material

Kalau memungkinkan sebaiknya Anda menabung material. Bahan-bahan bangunan selalu mengalami kenaikan dari waktu.

Dengan menabung material, Anda telah ekonomis membangun rumah sendiri.


7. Pilih Tukang Bangunan Yang Profesional

Carilah tukang bangunan yang benar-benar profesional. Meskipun sedikit mahal, bila dihitung-hitung justru lebih menguntungkan.

Untung dalam hal apa saja?

Pengerjaan lebih cepat.

Tahukah Anda, perbedaan antara tukang profesional dan yang biasa sangat jauh.

Bayangkan saja, saya pernah membandingkan...

...membangun dinding dengan luas 2x3 sanggup dikerjakan selama 1 minggu. Akan tetapi dengan tukang profesional sanggup tamat hanya dalam waktu 1 hari.

Paling usang 2 hari.

Selanjutnya...

Menghindari kesalahan dalam membangun. Inilah yang sangat riskan. Kesalahan dalam membangun sanggup melipatgandakan kerugian.

Kenapa demikian?

Saya berikan contoh. Saat tukang salah memasang kerangka atap, mereka harus membongkarnya kembali...

...sehingga biayapun membengkak.

8. Menunda Finishing

Jika ingin membangun rumah dengan hemat, tunda terlebih dahulu pekerjaan finishing.

Pekerjaan finishing “tidak terlihat.”
Akan tetapi benar-benar memakan biaya yang sangat besar.

Selain itu:

Tidak semua tukang terpelajar dalam pekerjaan finishing. Kalaupun bisa, belum tentu rapi.

Kaprikornus tunda dulu pekerjaan finishing itu.

Nah, itulah beberapa tips membangun rumah dengan biaya 30 juta. Tentu saja ketika artikel ini ditulis harga material belum naik.
Sumber https://microgist.blogspot.com/

Click to comment